Tabel waktu kehamilan


Tabel ini memberi gambaran secara menyeluruh kehamilan Anda plus saran seputar langkah yang akan Anda lalui pada berbagai tahapan.

 

 

Minggu 1-7

  • Segera ke dokter begitu Anda menduga hamil.
  • Pelajari kebijakan tentang kehamilan di kantor Anda.
  • Berhenti merokok dan batasi minuman beralkohol.
  • Periksa kekebalan tubuh Anda terhadap rubela (campak Jerman).

Minggu 8-12

  • Beritahu atasan bahwa Anda hamil.
  • Simpan camilan rendah-lemak di kantor untuk menghindari terjadinya morning sickness.
  • Kunjungan pertama ke dokter untuk periksa kehamilan.
  • Beli BH baru.
  • Pada beberapa kasus, nuchal translucency scan (pemeriksaan ketebalan
    cairan di belakang leher janin) atau chorionic villus sampling (pemeriksaan
    kromosom) dilakukan untuk melihat kelainan janin.

Minggu 13-16

  • Beritahu kantor kapan Anda akan cuti melahirkan.
  • Pada beberapa kasus, amniocentesis (pemeriksaan air ketuban) dilakukan
    untuk mendeteksi kelainan janin.

Minggu 17-21

  • Mulai melihat-lihat perlengkapan bayi.
  • Umumnya, Anda diperiksa USG (ultrasonografi) pertama kalinya untuk
    melihat kondisi janin Anda.
  • Mulai melakukan latihan otot-otot panggul.
  • Beli baju hamil sesuai pekerjaan Anda.
  • Buat rencana persalinan.

Minggu 22-27

  • Berhenti lembur.
  • Baca info seputar persalinan.
  • Lihat lagi apakah makanan Anda bergizi seimbang dan tetap berolahraga.

Minggu 28-30

  • Minggu 29 adalah tanggal pertama perkiraan untuk cuti melahirkan.
  • Tenang-tenang saja di rumah – jangan lakukan pekerjaan berat.
  • Anda harus lebih sering ke dokter.
  • Mulai ikut kelas senam hamil.
  • Belajar teknik relaksasi.

Minggu 31-33

  • Siap-siap melimpahkan tugas di kantor.
  • Jangan terbang dengan pesawat atau melakukan perjalanan jauh.
  • Siapkan kamar bayi.
  • Biasakan diri untuk berada di rumah.

Minggu 34-36

  • Pikirkan untuk cuti melahirkan.
  • Siapkan tas khusus untuk dibawa ke RS. Jaga-jaga Anda melahirkan.
  • Tanyakan pasangan seputar perasaannya terhadap persalinan untuk
    memastikan bahwa ia terlibat.

Minggu 37-40

  • Setiap minggu, Anda harus periksa ke dokter.
  • Terus bergerak dengan cara berolahraga ringan.
  • Ingat untuk tetap memanjakan diri ya.

Sumber : http://www.parenting.co.id/article/article_detail.asp?catid=5&id=118

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s